Kreator konten YouTube atau yang kerap disebut YouTuber kini tak lagi harus bergantung pada iklan untuk mendulang pendapatan. YouTube membuka kesempatan monetisasi baru lewat metode keanggotaan berbayar hingga penjualan merchandise. Cara monetisasi ini dibuat agar para kreator konten dapat lebih betah dan terus berkreasi di YouTube. Ia juga mengatakan bahwa inovasi ini dibuat untuk memberikan lebih banyak pilihan pada pengguna untuk mendulang uang. Angka kreator konten meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Sebagian besar pendapatan Youtuber berasal dari mitra iklan, tetapi Youtube juga ingin berpikir di luar iklan. Setidaknya ada tiga cara baru bagi kreator konten YouTube untuk menambang uang.

Pertama dengan keanggotaan berbayar. Dengan cara ini YouTuber bisa menawarkan kepada penonton untuk mendapat akses ke konten eksklusif dengan cara berlangganan setiap bulan. Konten eksklusif itu bisa berupa video, emoji, badge atau fasilitas ekstra lainnya sesuai dengan keinginan pemilik channel. Konten kreator yang ingin menggunakan fitur ini setidaknya harus memiliki minimal 100 ribu subscriber. Tarif yang dibebankan pada pengguna yang ingin mendapat konten eksklusif dan fasilitas ekstra ini adalah sekitar 4,99 dollar AS atau sekitar Rp 70 ribu setiap bulannya. YouTube pun mengambil potongan biaya keanggotaan sebsar 30 persen dari setiap pengguna. Program ini sebenarnya sudah tersedia untuk beberapa channel melalui tombol "sponsor" selama fase uji coba.

Kedua adalah dengan penjualan merchandise langsung dari channel YouTube mereka. Fitur ini diluncurkan Google agar kreator bisa membuat benda-benda seperti T-shirt, mug, stiker, atau boneka yang menjadi ciri khas kreator tersebut. YouTube pun menegaskan tidak akan mengambil keuntungan apapun dari layanan penjualan merchandise, sehingga seluruh keuntungan dari penjualan akan langsung diterima oleh pemilik channel. Fitur ini pun akan memudahkan para penggemar untuk mendapatkan merchandise asli dari si kreator. Agar bisa menggunakan fitur ini, syaratnya adalah channel tersebut minimal memiliki 10 ribu subscriber.

Ketiga adalah lewat fitur Premieres. Fitur ini serupa dengan live stream pada YouTube di mana penonton bisa melakukan live chatting. Pada kolom live chat inilah penonton bisa ikut mendonasi kreator lewat Super Chat. Super Chat sendiri adalah cara baru bagi para penggemar dan kreator untuk saling berinteraksi selama live stream. Penggemar dapat membeli Super Chat untuk menandai pesan mereka selama streaming chat langsung. Dengan alternatif ini diharapkan para konten kreator akan tetap bertahan untuk berkreasi lewat YouTube. Pasalnya belum lama ini YouTube memperketat aturan monetisasi kanal dan itu dianggap menyulitkan kreator dalam mendulang uang. YouTube Partner Program (YPP) mengharuskan siapapun yang ingin bergabung dalam program tersebut untuk memiliki minimal 1.000 orang subscriber di kanalnya serta ditonton total 4.000 jam selama setahun ke belakang.


Login Form