Berapa banyak orang yang menonton YouTube? CEO YouTube Susan Wojcicki belakangan mengungkapkan aneka konten di platform video sharing tersebut disaksikan oleh 1,8 miliar pengguna yang terdaftar setiap bulannya. Jumlah ini belum termasuk para pengguna internet lain yang kerap menonton video YouTube tapi tidak memiliki akun di sana. Sebelumnya, YouTube mencatat jumlah penonton bulanan terdaftar (logged-in monthly users) sebesar 1,5 miliar pada pertengahan 2017. Hal itu disampaikan oleh Wojcicki saat memberikan presentasi Brandcast YouTube ke para pengiklan. Dia turut memamerkan berbagai pencapaian terbaru YouTube. Misalnya, video live streaming penyanyi Beyonce di festival musik Coachella, April lalu, yang disimak secara langsung oleh 41 juta penonton. Lalu ada juga video musik Despacito yang menjadi video terpopuler sepanjang sejarah YouTube dengan mengumpulkan jumlah view sebanyak 5 miliar bulan lalu.

Wojcicki turut membahas masalah-masalah yang dihadapi oleh YouTube, termasuk maraknya konten yang tidak ramah anak dan bersifat teori konspirasi. “Ini adalah dampak sebuah platform terbuka. Ia mempersatukan dunia dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Tapi keterbukaan itu juga membawa tantangan karena ada pihak-pihak yang menyalahgunakan layanan kami,” ujar Wojcicki. Wojcicki mengungkapkan pihaknya menerapkan berbagai upaya untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, seperti menyediakan opsi video ramah anak di YouTube kids yang dikurasi oleh tim kurator khusus. Lalu, YouTube juga berjanji bakal merekrut 10.000 moderator agar bisa memperketat pengawasan terhadap konten-konten yang beredar. “Selama ini belum ada panduan tentang cara mengoperasikan sebuah platform terbuka yang skalanya begitu besar. Tapi saya pikir penting bagi kami agar diingat secara positif sebagai bagian dari sejarah,” sebut Wojcicki.

Kreator konten YouTube atau yang kerap disebut YouTuber kini tak lagi harus bergantung pada iklan untuk mendulang pendapatan. YouTube membuka kesempatan monetisasi baru lewat metode keanggotaan berbayar hingga penjualan merchandise. Cara monetisasi ini dibuat agar para kreator konten dapat lebih betah dan terus berkreasi di YouTube. Ia juga mengatakan bahwa inovasi ini dibuat untuk memberikan lebih banyak pilihan pada pengguna untuk mendulang uang. Angka kreator konten meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Sebagian besar pendapatan Youtuber berasal dari mitra iklan, tetapi Youtube juga ingin berpikir di luar iklan. Setidaknya ada tiga cara baru bagi kreator konten YouTube untuk menambang uang.

Pertama dengan keanggotaan berbayar. Dengan cara ini YouTuber bisa menawarkan kepada penonton untuk mendapat akses ke konten eksklusif dengan cara berlangganan setiap bulan. Konten eksklusif itu bisa berupa video, emoji, badge atau fasilitas ekstra lainnya sesuai dengan keinginan pemilik channel. Konten kreator yang ingin menggunakan fitur ini setidaknya harus memiliki minimal 100 ribu subscriber. Tarif yang dibebankan pada pengguna yang ingin mendapat konten eksklusif dan fasilitas ekstra ini adalah sekitar 4,99 dollar AS atau sekitar Rp 70 ribu setiap bulannya. YouTube pun mengambil potongan biaya keanggotaan sebsar 30 persen dari setiap pengguna. Program ini sebenarnya sudah tersedia untuk beberapa channel melalui tombol "sponsor" selama fase uji coba.

Kedua adalah dengan penjualan merchandise langsung dari channel YouTube mereka. Fitur ini diluncurkan Google agar kreator bisa membuat benda-benda seperti T-shirt, mug, stiker, atau boneka yang menjadi ciri khas kreator tersebut. YouTube pun menegaskan tidak akan mengambil keuntungan apapun dari layanan penjualan merchandise, sehingga seluruh keuntungan dari penjualan akan langsung diterima oleh pemilik channel. Fitur ini pun akan memudahkan para penggemar untuk mendapatkan merchandise asli dari si kreator. Agar bisa menggunakan fitur ini, syaratnya adalah channel tersebut minimal memiliki 10 ribu subscriber.

Ketiga adalah lewat fitur Premieres. Fitur ini serupa dengan live stream pada YouTube di mana penonton bisa melakukan live chatting. Pada kolom live chat inilah penonton bisa ikut mendonasi kreator lewat Super Chat. Super Chat sendiri adalah cara baru bagi para penggemar dan kreator untuk saling berinteraksi selama live stream. Penggemar dapat membeli Super Chat untuk menandai pesan mereka selama streaming chat langsung. Dengan alternatif ini diharapkan para konten kreator akan tetap bertahan untuk berkreasi lewat YouTube. Pasalnya belum lama ini YouTube memperketat aturan monetisasi kanal dan itu dianggap menyulitkan kreator dalam mendulang uang. YouTube Partner Program (YPP) mengharuskan siapapun yang ingin bergabung dalam program tersebut untuk memiliki minimal 1.000 orang subscriber di kanalnya serta ditonton total 4.000 jam selama setahun ke belakang.

Login Form